Renungan Tentang Sholat

Posted: Juni 18, 2013 in Uncategorized

KAMMI STKS BANDUNG

Oleh: Nella Kurnia Anggrahini*

Islam menuntun umat manusia untuk bahagia di dunia dan masuk surga ketika di akhirat  dengan berpedoman kepada Al-Qur’an dan Hadits. Bahagia adalah suatu perasaan yang tidak didasari oleh materi sehingga tidak lagi ada perasaan was-was, gelisah, takut, dan stres karena hidup ini adalah karena Allah SWT. Surga adalah segala sesuatu yang paling menyenangkan di dunia ini, tidak ada seujung kukunya dengan kesenangan di surga. Sedangkan neraka adalah sesuatu  yang paling menyakitkan  di dunia ini, tidak ada seujung kukunya dengan kesakitan di neraka. Jadi apalah arti kesenangan di dunia ini jika mengakibatkan diri digiring ke neraka.

Renungkanlah…

Hidup di dunia ini adalah kompetisi dalam menentukan tempat kita kelak di akhirat, yaitu di surga atau di neraka. Hal ini sangat tergantung pada persiapan apa yang dilakukan untuk mancapai tempat mana yang kita inginkan nanti di akhirat. Salah satu ibadah namun utama adalah sholat. Dimana begitu istimewanya sholat, sampai-sampai…

Lihat pos aslinya 580 kata lagi

IPTEK serta Perkembangannya

Posted: Juni 12, 2013 in MATA KULIAHKU

Cahya Intan Purnama♥

Ilmu pengetahuan muncul sebagai akibat dari aktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia,baik kebutuhan jasmani maupun kebutuhan rohani. Tujuan utama perkembangan iptek adalah perubahan kehidupan masa depan manusia yang lebih baik, mudah, murah, cepat dan aman. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia tertinggal jauh dan sangat memprihatinkan dibanding Negara-negara Eropa dan Amerika Serikat bahkan pula di Negara-negara Asia misalnya Jepang dan China. Hal ini disebabkan karena :

  1. Masih terbatasnya orang Indonesia yang mendapat pendidikan barat terutama pendidikan tinggi.
  2. Kurangnya keinginan dari pemerintah maupun perusahaan swasta yang ada di Indonesia untuk melakukan ahli teknologi
  3. Tidak adanya inovasi teknologi yang berarti di dalam masyarakat indonesia itu sendiri,ilmu pengetahuan dan teknologi di indonesia mulai berkembang dimana ditandai dangan adanya perguruan tinggi dan pusat-pusat penelitian seperti lembaga ilmu pengetahuan (LIPI) dan juga badan pengkajian dan penerapan teknologi (BPPT)

Dampak Positif perkembangan IPTEK :

1. Memberikan berbagai kemudahan           

Perkembangan IPTEK mampu membantu manusia dalam beraktifitas. Terutama…

Lihat pos aslinya 2.015 kata lagi

Mikroprosesor

Posted: Juni 11, 2013 in MATA KULIAHKU

Pembahasan Menarik

end4su WP Blogz

MIKROPROSESOR

I. Pengertian

Mikroprosesor adalah sebuah chip (IC) yang bekerja dengan program. Fungsi Mikroprosesor adalah sebagai pengontrol atau pengolah utama dalam suatu rangkaian elektronik yaitu sebagai tempat pemprosesan intruksi-instruksi program.Mikroprosesor disebut juga dengan CPU ( Central Processing Unit ).
Cara kerja sebuah Mikroprosesor diarahkan oleh suatu program dalam kode-kode bahasa mesin yang telah dimasukkan terlebih dahulu ke dalam sebuah memori. Di dalam Mikroprosesor terdiri dari rangkaian digital, pengolah logika aritmatika, rangkaian sekuensial berupa ALU ( Aritmatic Logic Unit ),CU ( Control Unit ) dan Register-register di dalamnya.

Gambar 1. Bagian Mikroprosesor ( CPU )

Berikut ini adalah penjelasan dari bagian-bagian mikroprosesor :

1.1 Control Unit ( CU )

Control Unit adalah salah satu bagian dari CPU yang bertugas untuk memberikan arahan/kendali/ kontrol terhadap operasi yang dilakukan di bagian ALU (Arithmetic Logical Unit) di dalam CPU tersebut. Output dari CU ini akan mengatur aktivitas dari bagian lainnya dari perangkat CPU tersebut.

Lihat pos aslinya 951 kata lagi

catatansialik

Macromedia Flash 8 adalah salah satu program yang dapat digunakan untuk membuat suatu karya animasi, tidak sedikit para animator membuat beragam animasi, seperti animasi interaktif maupun non interaktif.

Dengan flash 8 kita dapat membuat animasi kartun, web design, presentasi, portfolio instansi, game, dan beberapa media animasi lainnya. Untuk saat ini banyak berbagai macam versi animasi flash yaitu Adobe Flash cs4 & cs5, semakin bertambahnya versi dalam suatu program aplikasi, akan terdapat suatu perubahan dalam program tersebut baik dri segi tataletak tools, penambahan fitur yang lebih lengkap dll.

nah itu dia sedikit pamahan tentang Macromedia Flash8,  mungkin ini blm komplit jdi tunggu postingan berikutnya ya.. hehe

sekarang terserah kalian deh mau pakai yang mana macrokah atau adobe

pada dasarnya sama aja, kamu bisa dimacro pasti diadobepun bisa.. hehe..

Terima Kasih.🙂

Lihat pos aslinya

Hacker dan Cracker

Posted: Mei 22, 2013 in Teknik Multimedia
Tag:

HACKER DAN CRACKER

  1. Pengertian Hacker dan Cracker

Hacker adalah sebutan untuk orang atau sekelompok orang yang mencari kelemahan system dan memberikan ide untuk kelemahan system.

Cracker adalah Sebutan untuk orang yang mencari kelemahan system dan memasukinya untuk kepentingan pribadi.

     2. Perbedaan Hacker dan Cracker

         Hacker

         a. Mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs. Sebagai contoh : jika seorang hacker mencoba menguji situs tertentu dipastikan isi situs tersebut tak akan berantakan dan mengganggu yang lain. Biasanya hacker melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi sempurna.

         b. Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja.

        c. Seorang Hacker dengan senang hati akan membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.

        d. Seorang Hacker mempunyai jiwa pemaaf yang tinggi dan jika dia melakukan kesalahan dengan rendah hati akan meminta maaf atas kesalahannya.

Cracker

          a. Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan. Sebagai contoh : Virus, Pencurian Kartu Kredit, Kode Warez, Pembobolan Rekening Bank, Pencurian Password E-mail/Web Server.

          b. Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.

          c. Mempunyai situs atau cenel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.

          d. Mempunyai IP yang tidak bisa dilacak.

              Kasus yang paling sering ialah Kejahatan Carding yaitu Pencurian Kartu Kredit, kemudian pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi berantakan. Sebagai contoh : Ada beberapa situs pemerintahan yang tampilan serta informasinya di ubah dengan kata-kata hujatan atau sebuah tuntutan.

      3. Akibat yang dapat ditimbulkan oleh Hacker dan Cracker ;

          Hacker : membuat teknologi internet semakin maju karena hacker menggunakan keahliannya dalam hal komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem komputer ataupun dalam sebuah software, membuat gairah bekerja seorang administrator kembali hidup karena hacker membantu administrator untuk memperkuat jaringan mereka.

          Cracker : merusak dan melumpuhkan keseluruhan sistem komputer, sehingga data-data pengguna jaringan rusak, hilang, ataupun berubah.

       4. Kesimpulan

           Hacker : membuat teknologi internet semakin maju karena hacker menggunakan keahliannya dalam hal komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem komputer ataupun dalam sebuah software, membuat gairah bekerja seorang administrator kembali hidup karena hacker membantu administrator untuk memperkuat jaringan mereka.

           Cracker : merusak dan melumpuhkan keseluruhan sistem komputer, sehingga data-data pengguna jaringan rusak, hilang, ataupun berubah.

 

Daftar Pustaka

http://www.zainalhakim.web.id/perbedaan-hacker-dengan-cracker.html

http://www.slideshare.net/chephz/fit-06-kustiana?from_search=1

artikel.x menarik

Nasucha's Weblog

     Jika Anda penggemar rangkaian elektronik analog dan ingin memproses data dari ragkaian tersebut dalam PC maka Anda akan membutuhkan konektor penghubung antara rangkaian analog Anda dengan PC Anda yang merupakan peralatan digital. Konektor tersebut itulah yang disebut dengan interface. Interface dapat dilakukan dalam beberapa cara antara lain yang sering digunakan adalah melalui parallel port (printer) dan IC PPI 8255.Kali ini penulis akan membahas mengenai interface dengan menggunakan parallel port (printer) sebab dengan parallel port anda tidak membutuhkan PPI card lagi. Untuk program pengambilan data dari interface diperlukan fungsi atau prosedur yang mampu membaca input dan output dari port. Kali ini kita akan menggunakan io.dll untuk interfacingnya. File io.dll ini dapat anda download pada akhir tulisan ini.

Misalnya kita akan membuat program sederhana membaca keluaran tegangan dari rangkaian analog. Pertama kali kita harus tahu fungsi pin-pin parallel port:

Kita juga harus tahu alamat dari parallel port dengan melihatnya lewat my…

Lihat pos aslinya 447 kata lagi

A11.2010.05335 - A11.4308

DOWNLOAD DALAM BENTUK POWERPOINT (.pptx)

DOWNLOAD FILE DALAM BENTUK WORD (.doc)

PENJUMLAHAN dalam BINER

Seperti bilangan desimal, bilangan biner juga dijumlahkan dengan cara yang sama. Pertama-tama yang harus dicermati adalah aturan pasangan digit biner berikut :

0 + 0 =…

0 + 1 = 1

1 + 0 = 1

1 + 1 = 0 à menyimpan 1

sebagai catatan bahwa jumlah dua yang terakhir adalah :

1 + 1 + 1 = 1 à dengan menyimpan 1

Dengan hanya menggunakan penjumlahan-penjumlahan pada slide sebelumnya, kita dapat melakukan penjumlahan biner seperti ditunjukkan di bawah ini :

1  1111      –> “simpanan 1” ingat kembali aturan di atas

01011011  –> bilangan biner untuk 91

01001110  –> bilangan biner untuk 78

————+

10101001  –> Jumlah dari 91 + 78 = 169

Kita akan menghitung penjumlahan biner yang terdiri dari 5 bilangan:

11101 bilangan 1)

10110 bilangan 2)

1100 bilangan 3)

11011 bilangan 4)

Lihat pos aslinya 664 kata lagi

MODEL DATA BERBASIS RECORD

Ada tiga Model data berbasis record;

  1. Model Data Relasional

Model Relasional merupakan model data yang paling banyak digunakan saat ini. Hal ini disebabkan oleh bentuknya yang sederhana dibandingkan dengan model jaringan/network atau model hirarki. Bentuk yang sederhana ini membuat pekerjaan seorang programmer menjadi lebih mudah, yaitu dalam melakukan berbagai operasi data (query, insert, update, delete, dan lainnya).

Model Data Relasional adalah model basis data yang menggunakan tabel dua dimensi,  yang terdiri dari baris dan kolom untuk menggambarkan sebuah berkas data.

Image            

                        Gambar 1. Contoh Model Relasional

A.1          Keuntungan Model Data Relasional

  1. Bentuknya sederhana sehingga mudah dalam penggunaannya.
  2. Mudah melakukan berbagai operasi data (query, update/edit, delete).

A.2        Istilah-istilah dalam Model Data Relasional :

  1. a.    Relasi yaitu sebuah tabel yang terdiri dari beberapa kolom dan beberapa baris.
  2. b.    Atribut yaitu kolom pada sebuah relasi.
  3. c.    Tupel yaitu baris pada sebuah relasi.
  4. d.    Domain yaitu kumpulan nilai yang valid untuk satu atau lebih atribut
  5. e.    Derajat yaitu jumlah atribut dalam sebuah relasi (jumlah field)
  6. f.      Cardinality yaitu jumlah tupel dalam sebuah relasi (jumlah record)
  7. g.    Relational Key
  8. h.    Super key

Satu/kumpulan atribut yang secara unik mengidentifikasi sebuah tupel di dalam relasi (satu atau lebih field yang dapat dipilih untuk membedakan  antara 1 record dengan record lainnya).

  1. i.      Candidate key

Atribut di dalam relasi yang biasanya mempunyai nilai unik  (super key dengan jumlah field yang paling sedikit)

  1. j.      Primary key

Candidate key yang dipilih untuk mengidentifikasikan tupel secara unik dalam relasi

  1. k.    Alternate key

Candidate key yang tidak dipilih sebagai primary key

  1. l.      Foreign key

Atribut dengan domain yang sama yang menjadi kunci utama pada sebuah relasi tetapi pada relasi lain atribut tersebut hanya sebagai atribut biasa

  1. m.   Relational Integrity Rules
  2. n.    Null

Nilai suatu atribut yang tidak diketahui dan tidak cocok untuk baris (tuple) tersebut

  1. o.    Entity Integrity

Tidak ada satu komponen primary key yang bernilai null.

  1. p.    Referential Integrity

Suatu domain dapat dipakai sebagai kunci primer bila merupakan atribut tunggal pada domain yang bersangkutan.

A.3       Bahasa Pada Model data Relasional

Menggunakan bahasa query, yaitu pernyataan yang diajukan untuk mengambil informasi, yang terbagi 2 yaitu :

A.3.1    Bahasa Query Formal

Bahasa query yang diterjemahkan dengan menggunakan simbol-simbol matematis. Terbagi 2, yaitu:

  1. Prosedural, yaitu pemakai memberi spesifikasi data apa yang dibutuhkan dan bagaimana cara mendapatkannya.

Misal : Aljabar Relasional , yaitu dimana query diekspresikan dengan cara menerapkan operator tertentu terhadap suatu tabel / relasi.

  1. Non Prosedural, yaitu pemakai menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa menspesifikasikan bagaimana untuk mendapatkannya.

Misal : Kalkulus Relasional, dimana query menjelaskan set tuple yang diinginkan dengan cara menjelaskan predikat tuple yang diharapkan.

Terbagi 2 :

  1. Kalkulus Relasional Tupel
  2. Kalkulus Relasional Domain

A.3.2    Bahasa Query Komersial

Bahasa Query yang dirancang sendiri oleh programmer   menjadi suatu program aplikasi agar pemakai lebih mudah menggunakannya (user friendly).

Contoh :

  • QUEL, berbasis bahasa kalkulus relasional
  • QBE, berbasis bahasa kalkulus relasional
  • SQL, berbasis bahasa kalkulus relasional dan  aljabar relasional
  1. Model Data Hirarki

Adalah Hubungan antar data direpresentasikan dengan Record dan Link (Pointer). Dimana Record – Record disusun dalam bentuk Tree(Pohon), dan masing – masing node pada Tree tersebut merupakan record/grup data elemen dan memiliki hubungan cardinalitas 1:1 dan 1:M

                                  

Image

Gambar 2. Contoh Model Hirarki

Model data Hirarki ( Hierarchichal data model )

Basis data Hirarki satu tingkat di atas basis data flat-file, dalam hal ini kaitanya dengan kemampuan untuk menemukan dan memelihara relasi antar kelompok data .

Arsitektur model data hirarki berdasarkan konsep hubungan parent/child.

Pada model data hirarki, suatu root table atau parent table berada apa struktur yang paling atas, terhubung ke child table yang dihubungkan dengan data.

B.1       Kelebihan basis data hirarki :

  1. Data dapat dengan cepat dilakukan retrieve.
  2. Integritas data mudah dilakukan pengaturan.

B.2       Kelemahan basis data hirarki :

  1. Pengguna harus sangat familiar dengan struktur basis data.
  2. Terjadi redudansi data.
  3. Model Data Jaringan

Model dimana data dan hubungan antar data direpresentasikan dengan record dan links. Perbedaannya terletak pada susunan record dan linknya yaitu network model menyusun record-record dalam bentuk graph dan menyatakan hubungan cardinalitas 1:1, 1:M dan N:M

                      Image

  Gambar 3. Contoh Model Data Jaringan

Model basis data jaringan merupakan perbaikan dari model basis data hirarki, yaitu dengan menambahkan kemampuan root table untuk melakukan share relationships dengan child tables.

Dalam hal ini child table dapat memiliki banyak root table dan untuk melakukan akses terhadap child table, tidak dibutuhkan lagi untuk mengakses root table terlebih dahulu.

Image

Gambar 4. Contoh Model Data Jaringan

C.1      Kelebihan model data jaringan :

  1. Data lebih cepat diakses
  2. User dapat mengakses data dimulai dari beberapa tabel
  3. Mudah untuk memodelkan basis data yang komplek
  4. Mudah untuk membentuk query yang komplek dalam melakukan retrieve data.

C.2      Kelemahan basis data jaringan :

  1. Struktur basis datanya tidak mudah untuk dilakukan modifikasi .
  2. Perubahan struktur basis data yang telah didefinisikan akan mempengaruhi program aplikasi yang mengakses basis data.
  3. User harus memahami struktur basis data.
  1. Model Data Keterhubungan antar Entitas ( Entity Relationship data model )

Menjelaskan hubungan antar data dalam sistem basis data berdasarkan suatu presepsi bahwa real world terdiri dari obyek-obyek dasar yang mempunyai hubungan relasi antara obyek-obyek tersebut.

Relasi antara obyek dilukiskan dengan menggunakan simbol-simbol grafis tertentu.

 Image

                              Gambar 5 Contoh Model Keterhubungan antar entitas

 

Keterangan Simbol:

 Image

 

 

 

 

 

D.1                        Keuntungan Model Data Keterhubungan antar Entitas :

  1. Secara konseptual model basisdata ini sederhana.
  2. Keamanan basisdata lebih baik
  3. Kebebasan data
  4. Integritas data dalam satu tree lebih baik
  5. Basisdata skala besar lebih efisien

      D.2                        Kerugian Model Data Keterhubungan antar Entitas : 

  1. Sistem lebih rumit
  2. Kekurangan pada kebebasan struktural
  1. Model Data Berorientasi Obyek

Model basis data berorientasi objek adalah suatu model basis data, dimana data didefinisikan, disimpan, dan diakses menggunakan pemrograman berorientasi objek.

Basis data berorientasi objek didefinisikan dengan menggunakan bahasa pemrograman berorientasi objek, yaitu bahasa Java.

Aplikasi End user juga di bangun dengan menggunakan bahasa berorientasi objek.

Object database management system digunakan untuk membuat link antara basis data dan aplikasi.

 Image

 

  Gambar  6. Contoh Model Data beroientasi Obyek

E.1             Kelebihan basis data berorientasi objek :

  1. Programmer hanya dibutuhkan memahami konsep berorientasi objek untuk mengkombinasikan konsep berorientasi objek dengan storage basis data relasional
  2. Objek dapat dilakukan sifat pewarisan dari objek yang lain
  3. Secara teoritis mudah untuk mengatur objek
  4. Model data berorientasi objek lebih kompatibel dengan tools pemrograman berorientasi objek.

  E.2            Kelemahan basis data berorientasi objek :

User harus memahami konsep berorientasi objek, karena basis data berorientasi objek tidak dapat bekerja dengan metoda pemrograman tradisional.

Sistem Basis Data

Posted: April 3, 2013 in Teknik Multimedia

A. Sistem Berkas
A.1 Pengertian Berkas
Berkas(file) adalah kumpulan sejumlah komponen yang bertipe data sama, yang jumlahnya tidak tertentu. Banyaknya data dalam berkas dapat ditambah jika diperlukan. Dalam pascal berkas menyediakan data yang nantinya akan digunakan oleh suatu program. Berkas dapat berupa disk file yang media penyimpanannya berupa cakram magnetis, kartu plong, dan sejenisnya atau berupa piranti logika yang sering digunakan.
Satu aspek penting dari berkas adalah bahwa data yang ada didalam berkas bisa digunakan oleh sembarang program yang tipe datanya disesuaikan dengan kebutuhan. Berkas tersusun dari sejumlah rekaman dimana masing-masing rekaman tersusun atas sejumlah medan.

Adapun dari sumber lain mengatakan bahwa;
File System adalah metode untuk menyimpan dan mengatur file-file dan data yang tersimpan di dalamnya untuk membuatnya mudah ditemukan dan diakses. File System dapat menggunakan media penyimpan data seperti HardDisk atau CD Rom. File System juga dapat melibatkan perawatan lokasi fisik file, juga memberikan akses ke data pada file server dengan berlaku sebagai klien untuk protokol jaringan (mis. NFS atau SMB klien), atau dapat juga berlaku sebagai file system virtual dan hanya ada sebagai metode akses untuk data virtual.
File System juga merupakan struktur logika yang digunakan untuk mengendalikan akses terhadap data yang ada pada disk. Ia berfungsi menyediakan mekanisme untuk penyimpanan data dan program yang dimiliki oleh sistem operasi serta seluruh pengguna dari sistem computer.
File System terdiri dari dua bagian:
a. Kumpulan file yang masing-masingnya menyimpan data-data yang berhubungan
b. Struktur direktori yang mengorganisasi dan menyediakan informasi mengenai seluruh file dalam sistem.
Berkas adalah kumpulan informasi berkait yang diberi nama dan direkam pada penyimpanan sekunder. Dari sudut pandang pengguna, berkas merupakan bagian terkecil dari penyimpanan logis, artinya data tidak dapat ditulis ke penyimpanan sekunder kecuali jika berada di dalam berkas. Biasanya berkas merepresentasikan programdan data. Data dari berkas dapat bersifat numeric, alfabetik, alfanumerik atau pun biner. Format berkas juga bias bebas, misalnya berkas teks atau dapat juga diformat pasti. Secara umum, berkas adalah urutan bit, byte, baris atau catatan yang didefinisikan oleh pembuat berkas dan pengguna.
Informasi dalam berkas ditentukan oleh pembuatnya.
Ada banyak beragam jenis informasi yang dapat disimpan dalam berkas. Hal ini disebabkan oleh struktur tertentu yang dimiliki oleh berkas, sesuai dengan jenisnya masing-masing.
Contohnya :
Text file : Yaitu urutan karakter yang disusun ke dalam baris-baris.
Source file : Yaitu urutan subroutine dan fungsi yang nantinya akan dideklarasikan.
Object file : Merupakan urutan byte yang diatur ke dalam blok-blok yang dikenali oleh linker dari system.
Executable file : adalah rangkaian code section yang dapat dibawa loader ke dalam memori dan dieksekusi.

A.2 Attribut Pada Berkas
Berkas diberi nama untuk kenyamanan bagi pengguna dan untuk acuan bagi data yang terkandung di dalamnya. Nama berkas biasanya berupa string atau karakter. Beberapa system membedakan penggunaan huruf besar dan kecil dalam penamaan sebuah berkas, sementara system yang lain menganggap kedua hal di atas sama. Ketika berkas diberi nama, maka berkas tersebut akan menjadi madiri terhadap proses, pengguna bahkan system yang membuatnya.
Atribut berkas terdiri dari :
a. Nama : merupakan satu-satunya informasi yang tetap dalam
bentuk yang bias dibaca oleh manusia (human-readable form).
b. Type : dibutuhkan untuk system yang mendukung beberapa
type berbeda.
c. Lokasi : merupakan pointer ke device dan ke lokasi berkas
pada device tersebut.
d. Ukuran : yaitu ukuran berkas pada saat itu, baik dalam byte,
huruf atau pun blok..
e. Proteksi : adalah informasi mengenai kontrol akses, misalnya
siapa saja yang boleh membaca, menulis dan mengeksekusi berkas.

Waktu, tanggal dan identifikasi pengguna; informasi ini biasanya disimpan untuk :
a. Pembuatan berkas
b. Modifikasi terakhir yang dilakukan pada berkas, dan
c. Penggunaan terakhir berkas.
Data tersebut dapat berguna untuk proteksi, keamanan dan monitoring penggunaan dari berkas. Informasi tentang seluruh berkas disimpan dalam struktur direktori yang terdapat pada penyimpanan sekunder. Direktori, seperti berkas, harus bersifat non-volatile, sehingga keduanya harus disimpan pada sebuah device dan baru dibawa bagian per-bagian ke memori pada saat dibutuhkan.

A.3 Operasi Pada Berkas
Sebuah berkas adalah jenis data abstrak. Untuk mendefinisikan berkas secara tepat, perlu melihat operasi yang dapat dilakukan pada berkas tersebut. Sistem operasi menyediakan system calls untuk membuat, membaca, menulis, mencari, menghapus dan sebagainya.
Berikut dapat kita lihat apa yang harus dilakukan system operasi pada keenam operasi dasar pada berkas.
1. Membuat sebuah berkas
Ada dua cara dalam membuat berkas. Pertama, tempat baru di dalam system berkas harus di alokasikan untuk berkas yang akan dibuat. Kedua, sebuah direktori harus mempersiapkan tempat untuk berkas baru, kemudian direktori tersebut akan mencatat nama berkas dan lokasinya pada sistem berkas.

2. Menulis pada sebuah berkas
Untuk menulis pada berkas, kita menggunakan system call beserta nama berkas yang akan ditulisi dan informasi apa yang akan ditulis pada berkas. Ketika diberi nama berkas, system mencari ke direktori untuk mendapatkan lokasi berkas. Sistem juga harus menyimpan penunjuk tulis pada berkas dimana penulisan berikut akan ditempatkan. Penunjuk tulis harus diperbaharui setiap terjadi penulisan pada berkas.
3. Membaca sebuah berkas
Untuk dapat membaca sebuah berkas, dapat menggunakan system call beserta nama berkas di blok memori mana berkas berikutnya diletakkan. Direktori mencari berkas yang akan dibaca dan system menyimpan penunjuk baca pada berkas dimana pembacaan berikutnya akan terjadi. Ketika pembacaan dimulai, penunjuk harus diperbaharui. Sehingga secara umum, suatu berkas ketika sedang dibaca atau ditulis, kebanyakan system hanya mempunyai satu penunjuk, baca dan tulis menggunakan penunjuk yang sama, hal ini menghemat tempat dan mengurangi kompleksitas system.
4. Menempatkan kembali sebuah berkas
Direktori yang bertugas untuk mencari berkas yang bersesuaian dan mengembalikan lokasi berkas pada saat itu. Menempatkan berkas tidak perlu melibatkan proses I/O. Operasi ini sering disebut pencarian berkas.
5. Menghapus sebuah berkas.
Untuk menghapus berkas, perlu dicari berkas tersebut di dalam direktori. Setelah ditemukan dapat dibebaskan tempat yang dipakai berkas tersebut (sehingga dapat digunakan oleh berkas lain) dan menghapus tempatnya di direktori.

6. Memendekkan berkas.
Ada suatu keadaan dimana pengguna menginginkan atribut dari berkas tetap sama tetapi ingin menghapus isi dari berkas tersebut. Fungsi ini mengizinkan semua atribut tetap sama tetapi panjang berkas menjadi nol, hal ini lebih baik daripada memaksa pengguna untuk menghapus berkas dan membuatnya lagi.

Beberapa informasi yang terkait dengan pembukaan berkas, yaitu :
1. Penunjuk berkas
Pada system yang tidak mengikutkan batas berkas sebagai bagian dari system call baca dan tulis, system tersebut harus mengikuti posisi dimana terakhir proses baca dan tulis sebagai penunjuk. Penunjuk ini unik untuk setiap operasi pada berkas, maka dari itu harus disimpan terpisah dari atribut berkas yang ada pada disk.
2. Penghitung berkas yang terbuka.
Setelah berkas ditutup, system harus mengosongkan kembali table berkas yang dibuka yang digunakan oleh berkas tadi atau tempat di table akan habis. Karena mungkin ada beberapa proses yang membuka berkas secara bersamaan dan system harus menunggu sampai berkas tersebut ditutup sebelum mengosongkan tempatnya di table. Penghitung ini mencatat banyaknya berkas yang telah dibuka dan ditutup dan menjadi nol ketika yang terakhir membaca berkas menutup berkas tersebut barulah system dapat mengosongkan tempatnya di table.
3. Lokasi berkas pada disk.
Kebanyakan operasi pada berkas memerlukan system untuk mengubah data yang ada pada berkas. Informasi mengenai lokasi berka spada disk disimpan di memori agar menghindari banyak pembacaan pada disk untuk setiap operasi.

B. Sistem Akses
Sistem Akses adalah cara untuk mengambil informasi dari suatu file.
Pengersipan dan akses adalah :
1. Cara untuk membentuk suatu arsip / file dan cara pencarian record-recordnya kembali
2. Sistem berkas dan Akses adalah system pengorganisasian, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat penyimpanan eksternal dengan organisasi file tertentu. Pada system berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik.
3. Teknik yang digunakan untuk menggambarkan dan menyimpan record pada file disebut organisasi file
Secara lebih spesifik pengersipan dan akses berhubungan dengan :
1. Insert : Menyisipkan data baru atau tambahan ke dalam tumpukan data lama
2. Update : mengubah data lama dengan data baru, perubahan ini bisa sebagian atau keseluruhan
3. Reorganisasi : penyusunan kembali record-record dari suatu file.
Adapun penerapan atau contoh – contoh dalam sistem akses cukup banyak disekitar kita, seperti :
a. Sistem akses buku perpustakaan **
b. Sistem akses pada database,
c. Mengakses data di internet (mencari materi , dsb),
d. Sistem Akses Kontrol ***
e. Sistem Akses data di Rumah sakit, sekolah, universitas dsb.****

C. Organisasi File
Organisasi File adalah suatu teknik atau cara yang digunakan untuk menyatakan dan menyimpan record-record dalam sebuah file.
Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :
1. Organisasi File Sequential
Merupakan cara yang paling dasar untuk mengorganisasikan kumpulan record-record dalam sebuah berkas. Dalam organisasi berkas sequential, pada waktu record ini dibuat, record-record direkam secara berurutan. Contoh : Lagu yang ada dikaset.
2. Organisasi File Relative
Suatu berkas yang mengidentifikasikan record dengan key yang diperlukan.
Record tidak perlu tersortir secara fisik menurut nilai key.
Organisasi berkas relatif paling sering digunakan dalam proses interaktif.Tidak perlu mengakses record secara berurutan (consecutive). Sebaiknya disimpan dalam Direct Access Storage Device (DASD) seperti magnetic disk/drum.
Contoh : Lagu yang ada pada CD (Compact Disk)
3. Indexed Sequential
Merupakan salah satu cara yang efektif untuk mengorganisasi kumpulan record-record yang membutuhkan akses record secara sequential maupun secara individu berdasarkan nilai key. Contoh : Mencari arti kata dalam kamus.
4. Multi – Key
Merupakan organisasi yang dapat mempunyai sebuah file yang di akses dengan banyak cara. Contoh : Sistem perbankan yang memiliki banyak pemakai.

Secara umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu; :
1. Direct Access;
Adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada. Contoh : Magnetic Disk.
2. Sequential Access;
Adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record di depannya. Contoh : Magnetic Tape.
Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses pemilihan organisasi file
a. Karakteristik dari media penyimpanan yang digunakan
b. Volume dan frekuensi dari transaksi yang diproses
c. Respontime yang diperlukan
Cara memilih organisasi file tidak terlepas dari 2 aspek utama, yaitu :
a. Menurut Model penggunaannya ada 2 cara :
– Batch; Suatu proses yang dilakukan secara group atau kelompok.
– Interactive; Suatu proses yang dilakukan secara satu persatu, yaitu record demi record.
b. Menurut model OPERASI FILE ada 4 cara :
– Creation;
Membuat struktur file lebih dahulu, menentukan banyak record baru, kemudian record-record dimuat ke dalam file tersebut.Membuat file dengan cara merekam record demi record.
– Update;
Untuk menjaga agar file tetap up to date.Contoh: Insert / Add, Modification, Deletion.
– Retrieval;
Pengaksesan sebuah file dengan tujuan untuk mendapatkan informasi.Inquiry: Volume data rendah, model proses interactive.Report Generation: Volume data tinggi, model proses batch.

File Retrieval terbagi 2, yaitu :
1. Comprehensive Retrieval,
Mendapatkan informasi dari semua record dalam sebuah file.
Contoh :
* Display all
* List nama, alamat
2. Selective Retrieval,
Mendapatkan informasi dari record-record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu.
Contoh :
* List for gaji = 100000
* List nama, npm, for angkatan = 93

3. Maintenance;
Perubahan yang dibuat terhadap file dengan tujuan memperbaiki penampilan program dalam mengakses file tersebut.
a. Restructuring
Perubahan struktur file.
Misalnya :
Panjang field diubah, penambahan field baru, panjang record dirubah.
b. Reorganization
Perubahan organisasi file dari organisasi yang satu, menjadi organisasi file yang lain.
Misalnya :
* Dari organisasi file sequential menjadi indeks sequential.
* Dari direct menjadi sequential.

Daftar Pustaka
http://www.slideshare.net/nhoe_nurjanna/savedfiles?s_title=arsip-akses-sistem1&user_login=YovieSopiandi
http://restupamujitriatmoko.blogspot.com/2012/01/organisasi-file.html
http://hairun-nisya.blogspot.com/2012/11/pengertian-file-system.html
http://wahyuddinumpar.blogspot.com/2012/10/pengertian-sistem-berkas-sistem-berkas.html
http://terusbelajar.wordpress.com/2008/09/14/pengertian-sistem-berkas/
**http://ebookbrowse.com/sistem-akses-buku-perpustakaan-pdf-d346300981
***http://www.proxindo.com/html/akses_kontrol.html
****http://www.accesscontrolindonesia.com/